Kamis, 21 Juli 2011

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN SUZUKI THUNDER 125

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN SUZUKI THUNDER EN 125

KELEBIHAN

* Harga termurah dalam rangkum sepedamotor pria antara 125—250 cc
* Mesin 125 cc tapi model badan kelas 150—250 cc.
* Tanki bensin besar, dgn kapasitas max 14 ltr.
* Bensin irit (30 s/d 50 km per liter) tanpa booster [60 s/d 100 km per liter dengan booster]
* Bengkel resmi banyak dimana-mana.
* Suku-cadang mudah diperoleh dan harga relativ murah.
* Mudah dimodifikasi.
* lain-lain [silahkan tambahkan sendiri bila ada].

KEKURANGAN

* Tak bisa lari kencang, tarikan kurang, karena rasio daya mesin dan bobot badan terlalu kecil.
* Rem belakang masih tromol, tapi bisa diganti rem cakram.
* Peredam-kejut (shock-breaker) masih biasa saja, tapi bisa diganti dengan yang canggih.
* Tak ada sistem pengaman (security) untuk pencurian, harus ditambahkan sendiri
* Lampu belok (sign lamp) tak otomatis padam sendiri
* Kelistrikan kurang canggih, tapi gampang dimodifikasi.
* lain-lain [silahkan tambahkan sendiri bila ada].

KESIMPULAN SEMENTARA

 Tipe motor naked standard, bukan naked sport, siap untuk dimodfikasi.
 Cocok dimodifikasi sebagai commuter, cruiser, dan tourer, tapi kurang cocok untuk racer dan sporter.
 Bisa dimodikasi sesuai kebutuhan dan keperluan, tapi karena kapasitas mesin tak mungkin dinaikkan, maka satu-satunya jalan utk meningkatkan daya mesin adalah menambahkan power booster dan instant accelerator.
 lain-lain [silahkan tambahkan sendiri bila ada].

SOLUSI SEDERHANA

Untuk meningkatkan daya mesin, dgn cara murah sederhana, bisa dipasang NUFTON SPB (sparking-plug booster) antara koil dan busi, biaya hanya Rp 100 ribu!

NUFTON SPB adalah booster busi (spark-plug) yg mampu merangsang pembakaran pd mesin kendaraan bermotor, spt pd spdmotor, mobil, dan pesawat-terbang, menggunakan efek superkonduktansi yg dibangkitkan reaksi nuklir thdp proses elektronik, berfungsi a.l. utk:



1. menurunkan resistansi dan meningkatkan konduktansi listrik ke busi.
2. meningkatkan beda potensial listrik antara dua elektroda busi, maksimum sesuai tegangan koil dan konduktansi busi.
3. meningkatkan intensitas percikan bunga-api listrik busi, maksimum sesuai tegangan maksimum elektroda busi.
4. meningkatkan efektivitas pembakaran (combustion), maksimum tanpa emisi gas buang [CO = 0].
5. meningkatkan efisiensi pemakaian bahan-bakar (fuel consumption), maksimum bisa mencapai 100%.
6. meningkatkan usia pakai busi, maksimum tanpa oksidasi | kerak arang karbon.
7. menurunkan | mencegah endapan kerak arang karbon sisa pembakaran pada piston | zuiger.
8. menurunkan | mencegah endapan kerak arang karbon sisa pembakaran pada kamar pembakaran (combustion chamber) | silinder,
9. menurunkan | mencegah endapan kerak arang karbon sisa pembakaran pada knalpot.
10. meningkatkan desakan (compresion) kamar pembakaran,maksimum bisa mencapai 100%.
11. meningkatkan efektivitas tenaga mekanik (mechanical energy) mesin, maksimum bisa mencapai 100%.
12. mengurangi tenaga yang terbuang sebagai tenaga panas (heat energy), maksimum 0%.
13. meningkatkan suhu (temperature) panas mesin utk efesiensi pembakarn, namun tdk berlebihan (over-heating).
14. meningkatkan kinerja (performance) mesin.
15. memudahkan penyalaan (ignition) | start mesin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar